Latest Updates
Showing posts with label Hipertensi. Show all posts
Showing posts with label Hipertensi. Show all posts

Tips Mudah Agar Tekanan Darah Tidak Tinggi

Memiliki tubuh yang sehat merupakan harapan semua orang. Hal ini bisa di tandai dengan tekanan darah yang tetap normal. Dengan tekanan darah yang selalu stabil, maka kerja organ-organ tubuh juga akan optimal pula. Anda tentu akan menghindari dari kemungkinan terkena tekanan darah tinggi atau hipertensi. Lalu, adakah tips mudah agar tekanan darah tidak tinggi dan selalu stabil...???

Hipertensi atau penyakit karena tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang harus kita hindari. Tahukah anda, bahwa memiliki tekanan darah tinggi dapat menyebabkan komplikasi laiinya terutama dapat menganggu sistem kerja jantung, penyakit stroke dan juga bahkan disfungsi ereksi. Oleh karena itulah, tips kesehatan kali ini akan mengetengahkan sebuah artikel yang mungkin akan sangat bermanfaat bagi pembaca. Tips kesehatan, berikut ini tips mudah agar tekanan darah tidak tinggi :
  1. Tips pertama yaitu dengan mendengarkan musik yang beatnya stabil serta melakukan latihan pernafasan ternyata sangat baik untuk menjaga agar tekanan darah anda tetap normal. Ini dikarenakan, mendengarkan musik merupakan media yang sangat baik untuk melebarkan arteri, menghilangkan cemas dan mampu menghindarkan anda dari penyempitan pembuluh darah pada tubuh.
  2. Tips kedua yaitu dengan melakukan aktivitas tertawa. Tertawa ternyata sangat baik untuk menjaga agar tekanan darah anda tetap stabil. Tertawa teryata juga dapat membuat pembuluh darah membesar sebesar 22 %. Sehingga akan membuat pembuluh darah meluas yang akan sangat baik untuk meningkatkan sirkulasi darah pada tubuh dan pada akhirnya akan mengurangi tekanan darah tinggi atau hipertensi. 
  3. Tips yang ketiga yaitu dengan mengkonsumsi coklat hitam. Coklat hitam ternyata dapat menjaga tekanan darah pada tubuh anda tetap normal pula. Menurut studi yang dilakukan di italia pada tahun 2008 menyatakan bahwa mengkonsumsi coklat hitam setiap hari selama 15 hari dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik. Oleh karena itulah, mengkonsumsi coklat hitam merupakan salah tips mudah agar tekanan pada darah anda tetap stabil.
  4. Tips yang keempat yaitu menyediakan alat pengukur tekanan darah dirumah. Hal ini merupakan tips yang sangat efektif untuk mengetahui tekanan darah dalam tubuh anda setiap waktu. Anda dapat mengukur tekanan darah anda di waktu senggang anda setiap hari dengan alat pengukur tekanan darah yang anda miliki sendiri.

Diet Vegetarian Untuk Penderita Hipertensi


Hipertensi adalah penyakit yang kerap menyerang orang-orang berusia 35-60 tahun. Penyakit tekanan darah tersebut memang diharuskan untuk membatasi dan memilih-milih jenis makanan mana yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi, jika menginginkan tekanan darahnya tidak meninggi. Bagi mereka yang menderita tekanan darah tinggi / hipertensi, pada salah satu studi yang dilakukan di Jepang melaporkan jenis diet terbaik yang bisa dilakukan adalah diet vegetarian. 

Diet Vegetarian Turunkan Resiko Penyakit Hipertensi

Diet Vegetaria
Ujicoba tersebut melibatkan lebih dari 39 x penelitian serta dua puluh dua ribu sampel. Tim peneliti mendapati kesimpulan bahwa mereka yang mengkonsumsi vegetarian (sayur dan buah-buahan) didapati memiliki tingkat resiko hipertensi yang lebih rendah dibandingkan mereka yang mengkonsumsi daging. Selain itu, tim peneliti juga mengetahui bahwa diet vegetarian yang dijalankan secara konsisten dapat menurunkan sekaligus menghindarkan penyakit hipertensi sampai 9%. Sedangkan penyakit stroke dapat terhindarkan hingga 14%.
Memang ada bermacam-macam diet vegetarian yang bisa dijalankan, seperti diet hanya memakan sayuran, diet memakan kacang, diet memakan buah-buahan, gandum, maupun hanya memakan susu, telur, dsb. Segala jenis daging dihindari dalam diet vegetarian, meskipun daging ikan bisa menjadi pengecualian. Hingga saat ini, penelitian memang masih dilanjutkan, terutama untuk mengetahui pengaruh efek diet vegetarian terhadap kesehatan, baik sisi positif maupun negatifnya. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya tentang hasil penelitian diet vegetarian ini.
Demikianlah informasi mengenai Diet Vegetarian Untuk Penderita Hipertensi. Semoga bermanfaat :-)

Menurunkan Hipertensi Dengan Khasiat Stroberi

Menurunkan Hipertensi Dengan Khasiat Stroberi - Dibalik warnanya yang segar dan menarik, siapa sangka ternyata buah stroberi mengandung vitamin yang penting bagi tubuh. Selain berfungsi sebagai penangkal radikal bebas, khasiat stroberi juga ternyata bisa membantu menurunkan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Melirik kandungan vitamin yang terkandung dalam buah stroberi, ada vitamin C, selenium, mangan, fosfor, karbohidrat, dan banyak lagi. Khasiat stroberi sebagai penurun darah tinggi diketahui melalui penelitian terhadap enam puluh sampel perempuan di atas 50 tahun yang memiliki riwayat penyakit hipertensi.

Khasiat Stroberi untuk Menurunkan Hipertensi

Menurunkan Hipertensi dengan Khasiat Stroberi
Menurunkan Hipertensi dengan Khasiat Stroberi
Gejala hipertensi merupakan hal yang cukup banyak dialami oleh mereka yang telah menginjak usia kepala 5, terlebih oleh mereka yang memiliki kelebihan berat badan. Meskipun pada kenyataannya, penderita hipertensi yang berusia dibawah 50 tahun juga cukup banyak ditemui. Faktor hormon dan gaya hidup juga turut mempengaruhi munculnya penyakit ini.

Pengujian dilakukan dengan menganjurkan para wanita ini mengkonsumsi stroberi selama 2 bulan yang dibarengi dengan terapi placebo. Setelah 2 bulan menjalani terapi, didapati tekanan darah mereka menjadi normal.

Menurut kesimpulan peneliti, kandungan antioksidan dalam buah stroberi juga turut mempengaruhi tekanan darah yang terjadi pada pembuluh arteri dengan melebarkan arteri. Kandungan antioksidan ini juga terdapat pada semangka dan manggis.

Nah, dengan demikian bisa disimpulkan bahwa khasiat buah stroberi selain kaya akan vitamin C juga berkhasiat sebagai penurun tekanan darah / hipertensi.

Demikianlah informasi mengenai Menurunkan Hipertensi Dengan Khasiat Stroberi. Semoga bermanfaat :-)

Penyakit Darah Tinggi


Penyakit Darah Tinggi (Hipertensi)

Penyakit darah tinggi atau Hipertensi (Hypertension) adalah suatu keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang ditunjukkan oleh angka systolic (bagian atas) dan angka bawah (diastolic) pada pemeriksaan tensi darah menggunakan alat pengukur tekanan darah baik yang berupa cuff air raksa (sphygmomanometer) ataupun alat digital lainnya.

Nilai normal tekanan darah seseorang dengan ukuran tinggi badan, berat badan, tingkat aktifitas normal dan kesehatan secara umum adalah 120/80 mmHG. Dalam aktivitas sehari-hari, tekanan darah normalnya adalah dengan nilai angka kisaran stabil. Tetapi secara umum, angka pemeriksaan tekanan darah menurun saat tidur dan meningkat diwaktu beraktifitas atau berolahraga.



Bila seseorang mengalami tekanan darah tinggi dan tidak mendapatkan pengobatan dan pengontrolan secara teratur (rutin), maka hal ini dapat membawa si penderita kedalam kasus-kasus serius bahkan bisa menyebabkan kematian. Tekanan darah tinggi yang terus menerus menyebabkan jantung seseorang bekerja extra keras, akhirnya kondisi ini berakibat terjadinya kerusakan pada pembuluh darah jantung, ginjal, otak dan mata. Penyakit hypertensi ini merupakan penyebab umum terjadinya stroke dan serangan jantung (Heart attack).

Penyakit darah tinggi atau Hipertensi dikenal dengan 2 type klasifikasi, diantaranya Hipertensi Primary dan Hipertensi Secondary :
# Hipertensi Primary
Hipertensi Primary adalah suatu kondisi dimana terjadinya tekanan darah tinggi sebagai akibat dampak dari gaya hidup seseorang dan faktor lingkungan. Seseorang yang pola makannya tidak terkontrol dan mengakibatkan kelebihan berat badan atau bahkan obesitas, merupakan pencetus awal untuk terkena penyakit tekanan darah tinggi. Begitu pula sesorang yang berada dalam lingkungan atau kondisi stressor tinggi sangat mungkin terkena penyakit tekanan darah tinggi, termasuk orang-orang yang kurang olahraga pun bisa mengalami tekanan darah tinggi.


# Hipertensi Secondary
Hipertensi secondary adalah suatu kondisi dimana terjadinya peningkatan tekanan darah tinggi sebagai akibat seseorang mengalami/menderita penyakit lainnya seperti gagal jantung, gagal ginjal, atau kerusakan sistem hormon tubuh. Sedangkan pada Ibu hamil, tekanan darah secara umum meningkat saat kehamilan berusia 20 minggu. Terutama pada wanita yang berat badannya di atas normal atau gemuk (gendut).

Pregnancy-induced hypertension (PIH), ini adalah sebutan dalam istilah kesehatan (medis) bagi wanita hamil yang menderita hipertensi. Kondisi Hipertensi pada ibu hamil bisa sedang ataupun tergolang parah/berbahaya, Seorang ibu hamil dengan tekanan darah tinggi bisa mengalami Preeclampsia dimasa kehamilannya itu.

Preeclampsia adalah kondisi seorang wanita hamil yang mengalami hipertensi, sehingga merasakan keluhan seperti pusing, sakit kepala, gangguan penglihatan, nyeri perut, muka yang membengkak, kurang nafsu makan, mual bahkan muntah. Apabila terjadi kekejangan sebagai dampak hipertensi maka disebut Eclamsia.


1. Penyebab Hipertensi
Penggunaan obat-obatan seperti golongan kortikosteroid (cortison) dan beberapa obat hormon, termasuk beberapa obat antiradang (anti-inflammasi) secara terus menerus (sering) dapat meningkatkan tekanan darah seseorang. Merokok juga merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya peningkatan tekanan darah tinggi dikarenakan tembakau yang berisi nikotin. Minuman yang mengandung alkohol juga termasuk salah satu faktor yang dapat menimbulkan terjadinya tekanan darah tinggi. Stop menjadi alcoholic!

2. Penanganan dan Pengobatan Hipertensi

a. Diet Penyakit Darah Tinggi (Hipertensi)
* Kandungan garam (Sodium/Natrium)
Seseorang yang mengidap penyakit darah tinggi sebaiknya mengontrol diri dalam mengkonsumsi asin-asinan garam, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk pengontrolan diet sodium/natrium ini ;
- Jangan meletakkan garam diatas meja makan
- Pilih jumlah kandungan sodium rendah saat membeli makan
- Batasi konsumsi daging dan keju
- Hindari cemilan yang asin-asin
- Kurangi pemakaian saos yang umumnya memiliki kandungan sodium

* Kandungan Potasium/Kalium
Suplements potasium 2-4 gram perhari dapat membantu penurunan tekanan darah, Potasium umumnya bayak didapati pada beberapa buah-buahan dan sayuran. Buah dan sayuran yang mengandung potasium dan baik untuk di konsumsi penderita tekanan darah tinggi antara lain semangka, alpukat, melon, buah pare, labu siam, bligo, labu parang/labu, mentimun, lidah buaya, seledri, bawang dan bawang putih. Selain itu, makanan yang mengandung unsur omega-3 sagat dikenal efektif dalam membantu penurunan tekanan darah (hipertensi).

Pengobatan hipertensi biasanya dikombinasikan dengan beberapa obat;
- Diuretic {Tablet Hydrochlorothiazide (HCT), Lasix (Furosemide)}. Merupakan golongan obat hipertensi dengan proses pengeluaran cairan tubuh via urine. Tetapi karena potasium berkemungkinan terbuang dalam cairan urine, maka pengontrolan konsumsi potasium harus dilakukan.

- Beta-blockers {Atenolol (Tenorim), Capoten (Captopril)}. Merupakan obat yang dipakai dalam upaya pengontrolan tekanan darah melalui proses memperlambat kerja jantung dan memperlebar (vasodilatasi) pembuluh darah.

- Calcium channel blockers {Norvasc (amlopidine), Angiotensinconverting enzyme (ACE)}. Merupakan salah satu obat yang biasa dipakai dalam pengontrolan darah tinggi atau Hipertensi melalui proses rileksasi pembuluh darah yang juga memperlebar pembuluh darah.